MENGAPA TRAGEDI MENIMPA ORANG BAIK?

Kita merasa sedih dan terpukul jika ada tragedi, kecelakaan, atau penyakit kronis menimpa kita atau orang yang kita anggap baik. Mengapa tragedi bisa menimpa pada orang baik? Pertanyaan mendasar ini muncul karena dua alasan: pertama kita sering merasa lebih baik dan tidak sejahat orang lain, maka semestinya hal yang baik dan berkat datang kepada kita. Kedua, kita mempertanyakan keadilan Tuhan. Jika Allah itu adil,  mengapa Ia tidak campur tangan untuk mencegah tragedi terjadi pada orang baik? Sepantasnya orang baik itu mendapatkan imbalan berkat sedangkan orang jahat mendapatkan hukuman.  Tetapi, apa sih standar kita menilai seseorang itu baik?

Alkitab menyatakan bahwa dunia sudah jatuh dalam dosa. Dosa mengakibatkan semua manusia dan dunia ini tidak lagi sempurna. Roma 3:10-12  berkata “tidak ada seorangpun yang benar..tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak”. Jadi kalau kita memakai ukuran Tuhan, sebenarnya kita adalah orang yang jahat dan berdosa. Kita melakukan dosa setiap hari melalui pikiran, perkataan, dan perbuatan kita. Allah tidak menciptakan manusia seperti robot atau wayang, justru Allah memberi kita kehendak bebas. Karena itulah Allah mengijinkan konsekuensi dosa berjalan dalam dunia ini.  Semua kita mengalami akibat dari perbuatan dosa termasuk hal yang buruk bisa menimpa kita.  Terkadang tragedi yang kita alami adalah akibat langsung dari dosa kita, misalnya saat kita berkendaraan motor dan tidak sabar lalu kita menerobos lampu merah dan terjadilah kecelakaan. Di lain waktu, kita mengalami tragedi karena perbuatan dosa orang lain, misalnya kita bermotor sudah menaati rambu lalu lintas, tetapi ada supir mobil yang mabuk menabrak kita. Dan ada lagi tragedi menimpa kita bukan karena salah siapapun, tetapi karena kondisi alam. Misalnya saat kita berkendara, tiba tiba ada pohon tumbang menghantam kita.

Tentu dalam semua tragedi tersebut, kita mungkin bertanya mengapa semua ini terjadi? Mengapa hal buruk terjadi pada orang yang baik? Jawabannya karena dosa, tidak ada seorangpun baik di hadapan Allah.  Mengapa Tuhan tidak bertindak? Tuhan mengizinkan segala sesuatu terjadi karena Ia punya alasan untuk kemuliaanNya dan kebaikan kita baik di dunia ini maupun kelak di surga.  Mungkin kita tidak pernah bisa tahu semua pikiran dan rancangan Allah tetapi Ia tetaplah Allah yang maha kuasa dan penuh kasih kepada kita. Daripada terus mempertanyakan mengapa tragedi terjadi pada kita atau pada orang yang kita anggap baik, lebih baik kita datang kepada Tuhan. Hubungan kita dengan Tuhanlah yang memberi kita damai sejahtera dan menyadarkan kita bahwa kita adalah orang berdosa yang pantas mendapat hukuman, namun diselamatkan karena Kristus sudah menebus dosa kita.

Bagi kita yang sedang mengalami tragedi berupa sakit penyakit, penderitaan, kehilangan orang terkasih, tentu itu tidak pernah mudah melaluinya. Proses pemulihan dari segala tragedi dan masa kelam kita itu merupakan perjalanan panjang dalam hidup kita. Semoga tragedi yang kita alami tidak akan membuat kita menjauh dari Tuhan tetapi  marilah kita bersandar kepada kasih Tuhan.

~BT240407